Senin, 08 November 2010

Kades Yang Komitmen Sejahterakan Warga


Nama Lengkapnya Kusniyoto Pria kelahiran Kendal 5 Agustus 1952, Beliau adalah Kepala Desa Kertomulyo Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal. Meskipun Perangainya Gagah Perkasa namun penampilannya sangat sederhana,pembawaannya yang tenang memancarkan semangat dalam dirinya.

Sejak muda,bapak dua putra ini yang tinggal di RT 02 RW 01 menghabiskan waktunya dengan kegiatan di desa, semisal PSM, Karang Taruna dan organisasi lainnya. Pengalaman dalam berbagai organisasi tersebut membawa wawasannya berkembang luas.Khususnya tentang pembangunan yang berorientasi mensejahterakan warga masyarakat.
Cita-cita untuk menjadi Kepala Desa, suami dari Sutejowati ini didorong kerinduanya ingin mensejahterakan warganya yang masih berada diambang batas kemiskinan dan selalu terbelenggu oleh permasalahan kemiskinan.Harapannya satu ingin desanya lohjinawi kertoraharjo.
Pak Kus mengenal PNPM-MP sejak dilakukan sosialisasi ditingkat kabupaten pada bulan mei 2007.Ketika itu beliau hanya bertanya-tanya dalam hatinya,apakah benar program ini bisa melakukan perubahan yang Fondamental didesanya.Beliau sempat pesimis masyarakat kelak bisa melaksanakan kegiatan siklus yang begitu panjang dan dituntut keiklasan, kepedulian, kejujuran, keadilan, dan prinsip dasar kemasyarakatan yang lainnya, karena pada dasarnya program ini berorientasi pada pemberdayaan masyarakat yang mana tujuan akhirnya adanya perubahan sikap, perilaku dan pola pikir dari masyarakat.
Karena, menurut pengamatan Pak Kus, biasanya masyarakat hanya tertarik diawal-awal saja,lalu jadi bosan jika tidak menguntungkan dirinya. Satu hal yang saya tangkap dari sosialisasi PNPM-MP adalah dalam upaya penaggulangan kemiskinan di butuhkan orang-orang yang jujur, peduli, ikhlas dan adil ujar Pak Kus.
Beliau mulai aktif mengikuti kegiatan PNPM-MP yang pada saat itu masih dalam siklus sosialisasi awal, karena merasa mulanya tidak tau sama sekali tentang PNPM-MP seperti proyek penanggulangan proyek sebelumnya, tapi akhirnya setelah mendengarkan, menyimak, dan meresapi sosialisai yang dilakukan Fasilitator setiap malam didusun berbeda secara bergantian.Kemudian pak Kus mencoba untuk melakukan sosialisasi PNPM-MP sendiri tanpa di dampingi Fasilitator dihadapan perangkat desa dan lembaga desa.Sekaligus menyampaikan visi-misi yang dibangun PNPM-MP dan meminta dukungan secara aktif dari perangkat desa dan lembaga desa untuk mendukung sepenuhnya kegiatan PNPM-MP.
Dukungan yang dilakukan oleh Kepala Desa Kertomulyo ini tidak hanya berupa tenaga saja, tapi juga memberikan dukungan Finansial untuk penyelengarakan setiap kegiatan di desanya bahkan menyediakan dana pendamping sebesar 2juta pada setiap tahunya pada anggaran ADD dan sekaligus memberikan fasilitas kantor kesekertariatan BKM.
Kegiatan rutin lainnya adalah ikut memberikan masukan ke BKM bagi calon penerima manfaat haruslah di perioritaskan warga miskin yang benar-benar membutuhkan bantuan.Dan pembelajaran dari apa yang diperoleh untuk perubahan hidupnya.
Hal ini cukup membanggakan bagi dirinya, saat melakukan monitoring ia selalu berkeliling dari satu dusun kedussun lainnya yang tersebar di tiga dusun yaitu Sudimoro, Paguwono, Tabak yang tersebar di dua puluh delapan RT dan tujuh RW.
Beliau sangat bangga tersirat dalam benaknya tidak ada program yang sebagus ini, baik perencanaan, pelaksanaan, monitoring/evaluasi yang semuanya tervokus pada masyarakat. Program ini berbeda sekali dalam menyiapkan masyarakatnya. Selalu mengajak orang untuk menjadi relawan dan rela untuk membantu orang lain. Saya yakin jika kegiatan ini dilakukan terus menerus dan semakin banyak orang yang terlibat, maka jumlah orang miskin akan berkurang, ujarnya sangat optimis.
Apa saja yang dilakukan oleh pak Kusniyoto orang nomer satu didesa didesa Kertomulyo hanyalah disertai niat ibadah ingin mensejahterakan
warganya.


By: Team 62 Brangsong Kendal
»»  SELENGKAPNYA.....

Senin, 08 Maret 2010

LOWONGAN TENAGA AHLI PERENCANAAN PLP-BK KAB.KENDAL

Dibutuhkan Tenaga Ahli Perencanaan Program PLP-BK/ND Kabupaten Kendal
Dengan kontrak Kerja senilai 25 juta

Persyaratan Umum :
. Pendidikan Minimal S1 Arsitektur/planologi
. Foto Copy Ijasah Terakhir yang dilegalisir
. Foto Copy Transkrip Nilai yang dilegalisir
. Foto Copy KTP
. Foto Berwarna 3X4 2 Lembar
. Curikulum vitae ( CV ) / Daftar riwayat hidup dan Lampiran bukti pengalaman
kerja
Pernyataan Kesanggupan untuk ditempatkan dan bertugas diwilayah Kabupaten
Kendal

Persyaratan Khusus :
. Memiliki pengalaman di bidang perencanaan kota minimal 3 tahun
. Komunikatif

Lamaran Lengkap Ditujukan Kepada :
Tim Teknis PLP-BK
BAPPEDA Kendal
Jl. Soekarno-Hatta No. 191 Kendal

Lamaran Lengkap Paling lambat tanggal 13 Maret 2010 cap pos
Keputusan Hasil Penerimaan adalah Syah dan Tidak Dapat Diganggu Gugat

Contac Person :
Hadi Purwanto, ST
No. Handphone : 081325093600
»»  SELENGKAPNYA.....

Rabu, 03 Februari 2010

»»  SELENGKAPNYA.....

Jumat, 09 Oktober 2009

BERIKAN KAIL BUKAN IKAN

Mata pencaharian penduduk Desa Turunrejo sebagian besar adalah petani. Apabila pada musim panen tiba sebagian besar penduduk Desa Turunrejo dalam beberapa bulan bekerja sebagai pekerja panen padi (penderep). Ada yang bekerja di lahan mereka sendiri, Namun sebagian yang tidak punya lahan pertanian, mereka bekerja kepada orang lain atau pemilik modal.

Dalam bekerja dengan pemilik modal mereka mengunakan alat perontok padi (blower) yang disewa dari orang lain dengan mengganti biaya sewa antara Rp 50.000 sampai Rp 60.000. Biaya tersebut menurut mereka sangat berat dan mengahabiskan penghasilan mereka dalam bekerja. Pekerjaan tersebut (derep) mereka lakukan rata-rata satu sampai dua bulan sampai musim panen berakhir, berpindah dari satu daerah ke daerah lain yang sedang musim panen padi. Bahkan terkadang mereka harus Boro ke Ngawi Jawa Timur sampai beberapa bulan.

Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Bina Warga Desa Turunrejo Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal melalui Unit pengelola Sosial (UPS) Bapak Susamto menyalurkan bantuan pengadaan alat perontok padi (blower) kepada KSM Padi Raya pada tanggal 23 Februari 2000 sebesar Rp 8.300.000,00 dan berswadaya Rp 2.608.500,00. KSM Padi Raya beralamat di Dukuh Turunsih Desa anggota KSM tersebut berjumlah 16 orang yang di ketuai oleh Bapak Sutiyo.

“Kami sangat berterima kasih kepada BKM di Desa Turunrejo yang telah membantu kami dalam pengadaan blower ini, semoga dapat meningkatkan kesejahteraan kami” kata Pak Sutiyo di dampingi oleh anggotanya ketika menerima penyaluran dana PNPM P2KP yang disaksikan oleh anggota BKM dan UPS.

“Melalui rapat angota BKM, UPS, UPL dan UPK serta didampingi Faskel, BKM Bina Warga Desa Turunrejo telah menyepakati untuk memberikan pinjaman kepada KSM Padi jaya dengan permohonan pengadaan alat perontok padi (Blower)”. Kata Koordinator BKM Bina Warga yaitu Abdul Muhtar.

Penyaluran dana ini tepat waktu, yaitu bertepatan dengan musim panen. Begitu dana diterima oleh KSM kemudian dibelanjakan, langsung dapat dipergunakan untuk bekerja. Dari pendapatan yang diperoleh setiap harinya kelompok tersebut dapat memperoleh hasil Rp 600.000,00. Hasil ini dipotong untuk biaya operasional dan kas, sisanya dibagikan ke sejumlah anggotanya. Rata-rata tiap anggota memperoleh penghasilan Rp 40.000,00 per harinya.

Bapak Sutiyo mewkili KSM Panen Raya mengatakan “ Adanya alat perontok padi tersebut sangat bermanfaat. Kami tidak lagi menyewa tetapi mengangsur ke BKM yang bagi kami itu sangat ringan. Selain itu kami merasakan memiliki alat tersebut. Memang, Program PNPM P2KP bertujuan mulia yaitu berusaha meningkatkan kesejahteraan orang-orang miskin dengan memberikan kail bukan memberikan umpan.



»»  SELENGKAPNYA.....

Senin, 26 Januari 2009

KRITIK SARAN DAN USUL :


NAMA
EMAIL
Subject
PESAN
Image Verification
captcha
Please enter the text from the image:
[ Refresh Image ] [ What's This? ]

Powered byEMF Web Form
»»  SELENGKAPNYA.....

body onmousedown=”return false” oncontextmenu=”return false” onselectstart=”return false”